Menstruasi = Masalah Kewanitaan ???

Masalah kesehatan yang cukup mengganggu wanita adalah saat-saat menjelang menstruasi, kemudian saat menstruasi, dan masa menjelang menopause, dimana sebagian wanita akan mengalami keluhan-keluhan yang tidak menyenangkan. Keluhan yang dirasakan bervariasi mulai dari yang ringan sampai berat. Hal ini terkait dengan faktor hormonal dan juga keadaan psikologik masing-masing wanita saat menghadapi masa -masa penting tersebut.

Menstruasi atau haid adalah siklus pengeluaran cairan tubuh fisiologi berupa darah dan jaringan selaput lendir rahim dari wanita yang sedang tidak hamil di bawah kendali hormonal dan berulang secara normal. Pada umumnya menstruasi terjadi di usia 12-13 tahun. Menstruasi pertama tersebut dikenal dengan istilah menarche.

Fase-Fase Menstruasi

Proses menstruasi adalah suatu proses yang kompleks dan melibatkan beberapa sistem tubuh, mulai dari organ di otak kita yaitu hipotalamus, kelenjar hipofisis, alat-alat genital, korteks adrenal dan kelenjar-kelenjar lain. Kelenjar hipofise adalah kelenjar yang cukup banyak memproduksi hormon-hormon yang berkaitan dengan fungsi reproduksi wanita.

Siklus menstruasi akan berulang normalnya setiap 28 7 hari sekali (21-35 hari) mulai dari menarche dan berhenti pada saat menopause. Lamanya menstruasi berkisar antara 4-7 hari. Jumlah darah yang keluar tiap menstruasi kurang lebih 30-40 ml.

Fase Menstruasi secara singkat dapat dibagi menjadi:

  1. Fase Folikuler / Proliferasi (hari ke-5 sampai hari ke- 14)
  2. Fase Luteal / fase sekresi / fase pramenstruasi (hari ke-14 sampai hari ke-28)
  3. Fase menstruasi (hari ke-28 sampai hari ke-2 atau 3)
  4. Fase Regenerasi / pascamenstruasi (hari ke-1 sampai hari ke-5)

Problem menstruasi

Proses menstruasi adalah sesuatu hal yang normal dialami setiap wanita, namun ada beberapa kelainan yang dapat terjadi. Kelainan itu antara lain :

1. Amenorrhea

adalah suatu keadaan yang ditandai dengan terhentinya menstruasi. Ada 2 jenis amenorrhea, yaitu :

2. Dysmenorrhea

Dysmenorrhea adalah keluhan menstruasi berupa nyeri yang dirasakan, biasanya nyeri dirasakan di daerah perut bagian bawah.

3. Menorrhagia

Menorrhagia adalah suatu keadaan dimana darah menstruasi yang keluar lebih banyak dari normal. Darah yang keluar mencapai lebih dari 80 ml.

4. Metrorhagia

Metrorhagia adalah suatu keadaan dimana siklus menstruasi terjadi lebih pendek dari normal atau kurang dari 21 hari yang merupakan batas minimal siklus normal.

Selain keempat problem di atas, ada satu istilah yang kita kenal dengan sebutan PMS (Premenstrual Syndrome), yaitu suatu kumpulan gejala yang terjadi sebelum menstruasi datang. Gejala-gejala yang timbul bermacam-macam, diantaranya :

Penyebab dari PMS belum diketahui secara pasti, namun diduga ada hubungannya dengan perubahan hormon selama siklus menstruasi berlangsung. Hal ini diduga karena perubahan hormon yang terjadi pada tiap wanita juga berbeda-beda. Stres dan masalah emosional bukanlah penyebab PMS, tapi merupakan hal yang dapat memperparah.

Berdasarkan American College of Obstetricans and Gynecologist, sekitar 85 % dari wanita yang menstruasi setidaknya pernah mengalami 1 gejala PMS dalam siklus menstruasinya. Gejala PMS yang berat dikenal dengan istilah Premenstrual Dysphoric Disorder (PMDD).

Penanganan Problem Menstruasi

Untuk mengurangi PMS dan dysmenorrhea, ada beberapa hal yang harus dilakukan

Obat-obatan yang sering diberikan untuk mengatasi PMS dan dysmenorrhea adalah

Khusus untuk kasus amenorrhea dan menometrorhagia diperlukan pemeriksaan lengkap oleh tim medis untuk mengetahui penyebabnya secara jelas. Pemeriksaan lengkap dapat meliputi :

Anjuran periksa ke dokter jika :